DEFINISI, KLASIFIKASI & STRUKTUR
•
Bakteriologi
à
ilmu yang mempelajari tentang bakteri
•
Klasifikasi Bakteri : Cyanophyta (Sianobakteri) & Schizophyta (Bakteri)
•
Struktur
bakteri lebih sederhana dibanding sel eukariotik kecuali struktur dinding sel
bakteri lebih kompleks dari sel eukariotik


MORFOLOGI BAKTERI
•
Kokus à bakteri bentuk bulat:
–
Mikrokokus
à
single
–
Diplokokus
à
berpasangan dua-dua
–
Tetrad
à
tersusun rapi dalam kelompok 4 sel
–
Sarsina
à
kelompok 8 sel tersusun rapi seperti kubus
–
Streptokokus
à
tersusun seperti rantai
–
Stafilokokus
à
bergerombol tidak teratur seperti buah anggur

•
Basilus
–
Bakteri
berbentuk batang
•
Spiral
–
Vibrio
à
berbentuk batang bengkok
–
Spirilum
à
berbentuk spiral kasar & kaku


PEWARNAAN (PENGECATAN) BAKTERI
•
Pewarnaan
Negatif : Mewarnai latar
belakang sel dengan zat warna asam à Spirochaeta (Treponema,
Leptospira & Borrelia)
•
Pewarnaan
Sederhana : Pewarnaan
dengan 1 macam zat warna à Bakteri &
sekitarnya akan mempunyai warna yang sama tetapi dengan intensitas yang berbeda
•
Pewarnaan
Diferensial
•
Pewarnaan
dengan > 1 macam zat warna (cat)
•
Digunakan
untuk identifikasi karena masing-masing bakteri mempunyai reaksi tertentu
•
Contoh:
pewarnaan Gram, pewarnaan Ziehl Neelsen
•
Pewarnaan
Gram à
ditemukan oleh Hans Christian Gram (1884)
•
Berdasarkan
sifat bakteri terhadap cat Gram:
•
Bakteri
Gram positif à
ungu
•
Bakteri
Gram negatif à
merah
Pewarnaan Gram



•
Pewarnaan
Ziehl Neelsen à
pewarnaan tahan asam / acid fast staining
•
Dengan
pengecatan ini, bakteri terbagi 2:
–
Bakteri
tahan asam (BTA) à merah
–
Bakteri
tidak tahan asam à biru
BAKTERI GRAM POSITIF
•
Bakteri
Gram positif à
pada pengecatan Gram à tahan terhadap alkohol à tetap mengikat cat pertama
& tidak mengikat cat kontras à bakteri berwarna ungu
•
Bakteri
Gram positif menurut bentuk:
–
Kokus
–
Batang
•
Bakteri
Gram positif kokus:
–
Staphylococcus
–
Streptococcus
–
Peptostreptococcus
•
Bakteri
Gram positif batang:
–
Corynebacterium
diphtheriae
–
Clostridium
–
Bacillus
–
Lactobacillus
–
Listeria
Staphylococcus
•
Staphylococcus
à
staphyle (kelompok buah anggur) & coccus (bulat)
•
Ciri-ciri:
–
Bentuk
bulat, Ø ± 1 µm
–
Tersusun
dalam kelompok tidak teratur seperti buah anggur
–
Tidak
bergerak & tidak membentuk spora


•
3
genus Staphylococcus yang berhubungan dengan manusia
•
Staphylococcus
aureus
•
Patogen
•
Staphylococcus
saprophyticus
•
Dapat
menyebabkan infeksi saluran kemih pada wanita muda
•
Staphylococcus
epidermidis
•
Flora
normal kulit, saluran pernafasan, saluran pencernaan,ada di udara &
lingkungan sekitar
•
Tidak patogen
•
Dapat menyebabkan endokarditis
•
Gambaran
klinis:
•
Flora
normal kulit & mukosa
•
Jenis
patogen:
•
Pernanahan
•
Abses
•
Endokarditis
•
Infeksi
paru-paru
•
Osteomielitis
•
Meningitis
•
Keracunan
makanan (enterotoksin)



•
Pemeriksaan
laboratorium:
–
Swab
pus
–
Darah Mikroskopik
/ kultur
–
Aspirasi
trakhea
–
LCS



•
Daerah
berisiko tinggi penularan infeksi Staphylococcus:
–
ICU
–
Kamar
bayi
–
Kamar
bedah
–
Ruang
kemoterapi kanker
•
Pencegahan:
–
Menjaga
kebersihan kulit
–
Penggunaan
antiseptik topikal
–
Penggunaan
sinar UV untuk mencegah airborne infection di ruang operasi
Streptococcus
•
Ciri-ciri:
–
Kokus
bentuk bulat atau bulat telur & tersusun dalam rantai
–
Panjang
rantai sangat bervariasi, Ø
1-2 mm
–
Sebagian
besar bersifat fakultatif anaerob, tetapi ada juga yang obligat anaerob
–
Banyak
terdapat di dalam tubuh sebagai flora normal
–
Jenis
yang patogen à
infeksi à
toksin & enzim yang dihasilkan


Streptococcus pyogenes
•
Paling patogen à infeksi lokal (misal: faringitis) & infeksi sistemik (misal: sepsis)
•
Flora
normal pada saluran kelamin wanita
•
Pada
neonatal dapat menyebabkan sepsis & meningitis
Streptococcus pneumonia

•
Flora
normal : saluran
nafas atas
•
Dapat
menyebabkan pneumonia, sinusitis, otitis, bronkitis, meningitis, bakteremia
& sepsis
Streptococcus viridians
•
Streptococcus mitis, Streptococcus mutans, Streptococcus
salivarius, Streptococcus sanguis
–
Flora
normal saluran pernafasan atas
–
Namun
jika terjadi trauma à dapat masuk ke aliran darah à endokarditis



Peptostreptococcus
•
Flora
normal mulut, saluran pernafasan atas, usus & saluran kelamin wanita
•
Hanya
tumbuh
dalam keadaan
anaerob
Corynebacterium diphtheria
•
Ciri-ciri:
–
Batang
Gram positif
–
Tidak
bergerak
–
Tidak
membentuk spora
–
Ø
0,5 - 1 µm
–
Susunan
khas mirip huruf Cina
–
Ciri
khas: pembengkakan tidak teratur pada
salah satu ujungnya à memberi bentuk seperti ”pentung”


•
Gambaran
klinis:
–
Infeksi
akut terutama pada saluran pernafasan atas, namun dapat juga menginfeksi kulit,
konjungtiva & vulva
–
Terutama
menyerang anak-anak < 15 tahun yang tidak diimunisasi, namun dapat juga
mengenai dewasa yang tidak diimunisasi
–
Masa
inkubasinya 1-7 hari
–
Jalan
masuk infeksi melalui saluran pernafasan atas à berkembang biak pada lapisan
superfisial selaput lendir
–
Pada
saluran pernafasan, lesi primer dijumpai pada nasofaring à terbentuk pseudomembran
berwarna abu-abu yang terdiri dari bakteri, sel-sel epitel, fagosit &
fibrin
–
Awalnya
membran tersebut tampak pada tonsil atau bagian posterior faring yang kemudian
menyebar
–
Difteri
laringeal sangat berbahaya à sumbatan saluran pernafasan
•
Diagnosis
klinis à
tidak selalu mudah karena mirip dengan infeksi lain (tonsilitis &
faringitis)
•
Pemeriksaan
laboratorium à
bahan swab tenggorok & swab hidung yang diambil sebelum pemberian
antibiotik à
segera dikirim ke laboratorium
Clostridium
•
Ciri-ciri:
–
Batang
Gram positif
–
Anaerob
–
Bisa
membentuk spora
–
Dapat
bergerak
–
Mempunyai
flagel
•
Clostridium
tetani à di dalam tanah & pada tinja
binatang (kuda) à Tetanus
•
Clostridium
botulinum à di tanah, kadang pada feces
binatang à
keracunan makanan karena toksin
•
Clostridium
perfringens à keracunan makanan & Infeksi
Saluran Kemih yang dapat timbul setelah pengguguran buatan
•
Clostridium
difficile à Diare
Bacillus
•
Ciri-ciri:
–
Batang
yang membentuk rantai
–
Dapat
membentuk spora
–
Bersifat
aerob
•
Ada
3 jenis:
–
Bacillus
anthracis à Antrax
–
Bacillus
cereus à keracunan makanan
–
Bacillus
subtilis



Lactobacillus
![Lactobacillus%20sp%20fig1[1]](file:///C:\Users\Hp\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image057.gif)
•
Ciri-ciri:
–
Batang
Gram positif
–
Tidak
bergerak
–
Anaerob
•
Flora
normal vagina
•
Pada
vagina à
mempertahankan pH asam dengan cara memproduksi asam dari karbohidrat terutama
glikogen
•
Mencegah
berkembangnya bakteri lain yang patogen bagi vagina
•
Bila
Lactobacillus tertekan pertumbuhannya (misal karena pemberian antimikroba) à jamur atau bakteri lain dapat
menimbulkan gangguan / infeksi
Listeria monocytogenes

•
Ciri-ciri:
–
Bakteri batang pendek Gram positif
–
Tidak membentuk spora & dapat bergerak
–
Anaerob
•
Gambaran
klinis:
–
Patogen
à
infeksi in utero à infeksi pada janin yang dikandung secara
transplasental melalui vena umbilicalis
–
Infeksi
juga dapat diperoleh selama melahirkan
–
Dapat
menyebabkan meningitis pada bayi baru lahir & dewasa

Tidak ada komentar:
Posting Komentar